Tradisi Gunungan “Grebeg Syawal” 2010

by: rynda. 10 september 2010

Gambar ini saya ambil ketika saya berada di Jogjakarta. Saya kagum bisa melihat langsung tradisi Grebeg Syawal ini. Apakah itu Grebeg Syawal?

Memasuki bulan Syawal, Kesultanan Ngayogyakarta mengadakan ritual sedekah yang disebut dengan Grebeg Syawal.

Ritual “grebeg” ini diadakan tiga kali dalam satu tahun, yaitu saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, memasuki bulan Syawal, serta pada Hari Raya Idul Adha.

Ratusan warga berebut gunungan lanang dalam upacara grebeg Syawal yang digelar Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat di halaman Masjid Gede, Kauman, Kota Yogyakarta.

Semua jenis Grebeg menampilkan Gunungan sebagai utamanya. Gunungan adalah sesaji yang ditata berbentuk kerucut, dengan isinya adalah sayur-mayur berupa kacang panjang, cabai, telur, dll. Gunungan ini kemudian diarak oleh para abdi dalem Keraton, dari bangsal Keraton menuju Masjid Agung Jogjakarta. Sesampainya di Masjid Agung, Gunungan ini kemudian diserbu oleh para rakyat untuk diambil dan dibawa pulang, namun segala hal yang berbau Keraton bagi rakyat Jogja yang masih teguh memegang tradisi adalah sesuatu yang keramat dan membawa rejeki. Istilahnya adalah “Ngalap Berkah”.

Categories: Tugas | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: